Tanggal 28 Januari 2015 kami bertujuh berangkat pukul 09.30 dari Jogja menuju Klaten. Kolam renang Ponggoh, tempat itulah yang kami tuju. Kami tiba di Ponggoh sekitar pukul 10.40. Lumayan lama diperjalanan bukan?. Kami berenang sampe setengah satu, setelah itu keluar dan shalat di mushola teredekat. Setelahnya baru kembali pulang ke Jogja.

Tak lupa tepat dipertigaan candi prambanan kami menyempatkan untuk makan pecel Khas Madiun. Selesai mengisi perut, kami pun kembali tancap gas dan bersiap-siap untuk istirahat yang panjang. Maklum setelah renang badan terasa lemas dan paling enak itu ya istirahat alias tiduuuuuur.






25 Januari 2015 SINGO kembali kumpul untuk futsal bareng. Tak hanya futsal bareng, selepas futsal pun dilanjutkan dengan makan bareng di pojok. Hampir semuanya hadir untuk  bermain futsal, tapi yang enggak hadir hanya beberapa orang saja, itupun karena ada kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.


Inilah guru-guruku. Keduanya pernah mengajari kami, bahkan salah satu dari foto ini sempat menjadi wali kelas. Banyak ilmu, pengalaman dan lain-lain yang kami dapatkan. Rasanya ucapan terima kasih saja belum cukup untuk membalas semua apa yang sudah mereka berikan kepada kami.

Beliau adalah Ust. Endang Daruqutni dan Ust. Tebe Hasani.



Sebuah film dari India, kali ini bercerita tentang makhluk di planet lain (alien) yang datang ke bumi. Di awal film kita sudah diajak untuk berpikir cerdas dan dimulai dengan sebuah pertanyaan dalam sebuah narasi.
Ada banyak bintang-bintang di langit.
Pernahkah kalian coba untuk menghitungnya?
Jika kalian mencoba untuk menghitungnya,
maka...setidaknya ada sekitar 6.000 miliar.
Itu pun hanya di galaksi kita.
Dan berapa banyak jumlah galaksi di seluruh alam semesta?
Para ilmuwan mengatakan mungkin ada sekitar dua miliar bahkan lebih.
Oleh karena itu, jika di dunia ini begitu banyak planet.
Mungkin ada seseorang di suatu tempat
di beberapa planet yang terlihat persis seperti kita.
Dan seperti kita, yang mencoba untuk pergi ke Bulan dan Mars.
Mereka juga mencari kita dan datang ke sini.
Film ini menurut saya sangat bagus, selain banyak humornya, tetapi esensi dari kritik terhadap agama luar biasa tajam, terutama tentang siapa tuhan, di mana tuhan, dan tuhan yang mana?.. Pesan -pesan dari surat al-Ikhlas rasa-rasanya diungkapkan dan tersampaikan oleh Amir Khan dengan begitu masuk akal dan bisa diterima oleh semua orang.






- PK -


Kemarin beres-beres rak buku, akhirnya inget lagi deh ke buku-buku ini. Yang keren itu ya bukunya Prof. Renald Kasali, meskipun yang lainnya juga enggak kalah bagus. Buku pembelajaran berbasis fitrah juga keren banget, terutama bagi calon guru. Pokoknya masih banyak lagi KUBU (kumpulan buku) yang lainnya.

Berbicara terkait buku, saya itu orang yang paling tidak beruntung. Untuk makan saja susah, apalagi menyisihkan uang untuk membeli buku. Rasanya iri kalau melihat teman yang bisa menyisihkan uang bulanannya untuk membeli beberapa buah buku. Bahkan ada yang khusus untuk buku dibedakan sendiri.

Jika sudah berpenghasilan, kebiasaan membeli buku akan dirutinkan. Tentunya tidak hanya sekedar membeli, tetapi membacanya juga. Doakan semoga azam ini terlaksana dan kalau lupa mohon untuk diingatkan.

Kalau dulu, ketika masih duduk di bangku Madrasah Aliyah saya selalu memegang prinsip, kalau ingin sehat ya harus sering olahraga, jika ingin pandai ya rajin belajar dan banyak membaca buku. Rasanya prinsip itu sudah lama hilang dan seolah meredup.

Al-Quran; Buku Wajib
Saya ingat betul, kala itu ingin menghatamkan alquran hanya dalam waktu satu hari, tetapi semua itu gagal. Badan lemah, mata semakin menyempit dan mulut semakin sulit dikontrol. Rasa kantuk, dan mulut yang tak bisa dikendalikan menjadi faktor niat itu akhirnya harus sirna.

Akhirnya niat itu saya ubah menjadi satu minggu. Alhamdulillalah dengan jatah waktu perhari 5 juz, seminggu rampung juga. Dari bukunya Ibrahim Elfiky yang berjudul terapi berfikir positif, cobalah perhari selama 20 menit digunakan untuk membaca. Nanti jika sudah sering dibiasakan, rasakan efek dari kebiasaan tersebut.

Tertarik dan ingin membuktikan dari apa yang beliau katakan. Meskipun setiap hari yang saya baca hanya berita olahraga dan sesekali berita online seputar politik dan masalah-masalah yang saat ini menjadi bahasan utama. Kadang jika malas membuka al-Quran saya memutarkan murotalnya Syaikh Musyari Rasyid.

Karena bacaan saya tidak fokus dan terkesan mencla-mencle yang inilah yang saya rasakan. Dampaknya sangat sedikit. Semoga tetap diberikan kekuatan untuk terus bisa membaca al-Quran dan buku-buku yang lainnya juga. Sehingga rasa iri ini setidaknya sedikit terobati. []


Dan siapa saja yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan? [QS. Yaasiin (36) : 68]
Jangan kaget, ini prediksi wajah ketika sudah tua nanti... percaya? Ya percayalah, karena siapapun akan mengalami masa tua. Semuanya sudah tertulis dengan jelas dalam kitab al-Quran al-Karim. Inilah janji Allah. Tetapi bentuk dan rupanya seperti ini atau bukan 'allahu'alam !

Gunakan 5 perkara sebelum datang yang 5 perkara. Gunakan waktu sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, luang sebelum sempit, dan hidup sebelum mati.  Demikian potongan lagu yang dipopulerkan oleh Raihan yang diambil dari hadis Nabi Muhammad SAW.

Tak hanya itu, alquran juga menegaskan bahwa dunia ini hanyalah permainan. Oleh karenanya jangan sampai terbuai dan tergoda oleh permainan yang sifatnya hanya sementara. Sedangkan kehidupan yang hakiki adalah akhirat. []



"Apakah hadirin sudah siap untuk meneladani Rasulullah SAW?.. hadirin diam. "Mana suaranya? kok ragu-ragu.." pancing Sang Kyai. "Sekali lagi saya tanya.. Apakah sudah siap anda meneladani rasulullah SAW? " "Siap...." teriak hadirin serempak.

Kalau kita siap meneladani Rasulullah SAW harus siap dan rela dianggap GILA. Sebab zaman sekarang sama seperti pada zaman nabi, hanya saja sekarang itu jahiliah modern.  Biarlah kita dianggap gila, tetapi asal jangan gila harta dan kekuasaan. Kalau kita buka berita, tentu halaman depannya ialah kasus korupsi, capres dan survei-survei.

Orang yang ditangkap komisi pemberantasan korupsi (KPK)  konon dulunya adalah para aktivis ketika jadi mahasiswa, tetapi kenapa mereka malah masuk bui? ternyata keistiqamahan mereka yang sudah berkurang. Dulu Rasulullah SAW juga pernah disuap, dan berbagai cara mereka lakukan. Tetapi nabi tetap istiqamah dengan dakwahnya.

Kaum kafir quraisy membujuk Abu Thalib supaya Nabi Muhammad SAW segera menghentikan dakwahnya. Abu Thalib berusaha membujuk Nabi Muhammad SAW tetapi Nabi Muhammad SAW dengan tegas  menolaknya seraya berkata : “Demi Allah, seumpama matahari diletakan  supaya aku berhenti berdakwah, pasti aku tidak akan menghentikannya, sehingga Allah memberikan kemenangan kepadaku atau aku akan binasa  dalam berjuang".

Selain Abu Thalib, Kafir Quraisy mengutus Utbah bin Rabiah untuk membujuk Nabi Muhammad SAW dengan menyodorkan penawaran menarik sambil berkata: Wahai Muhammad, apabila engkau ingin harta melimpah aku sanggup mengangkatmu menjadi raja di negeri ini. Dan jika ingin wanita cantik, saya pun sanggup mencarikan". Semua itu dilakukan hanya satu syarat, yaitu agar Nabi menghentikan dakwahnya. Nabi Muhammad SAW dengan tegas menolak tawaran tersebut.
***
Ada empat hal yang disampaikan oleh KH. Agus Mansur sebelum menutup tausiahnya.

Dalam diri manusia ada mutiara atau pusaka. Jika mutiara atau pusaka ini hilang dari dalam dirinya, maka ia tidak memiliki apa-apa lagi. Ia hanya manusia biasa.

Mutiara yang pertama adalah Akal. Akal sehat tersebut akan hilang hanya karena kita mudah emosi. Untuk itu mari dijaga kebiasaan dalam keseharian untuk tidak mudah emosi.

Mutiara yang kedua ialah Agama. Agama seseorang akan lenyap apabila ia memiliki penyakit hasud (rasa tidak senang ketika melihat orang lain senang). Penyakit ini sangat berbahaya dan kita harus membuangnya jauh-jauh,

Mutiara yang ketiga adalah Malu. Malu tidak diberikan kepada makhluk lain. Malu itu akan hilang ketika kita memelihara sifat serakah. Tapi saat ini, orang sudah tidak memiliki malu lagi, bahkan mereka tetap bisa senyum mesra meski sudah ketahuan mengambil uang rakyat (baca: korupsi).

Mutiara yang keempat ialah Amal Shalih. Amal shalih ini akan lenyap bila ada sifat riya tersembunyi dalam diri. Riya merupakan syirik kecil sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW. Syirik merupakan dosa besar, dan tidak dapat diampuni dosanya (sudah meninggal dan belum sempat bertaubat). Untuk itu hati-hatilah dengannya, syirik dalam hal kebaikan itu boleh, tetapi jika syirik karena menyekutukan Allah swt, naudzubillahi min dzalik ! Allahu'alam. []


Selepas waktu belajar mengaji habis (Halaqah) beberapa santri diminta untuk ke ruang kesehatan. Merka diminta untuk tes urin. Dari sekian banyak orang, ada saja yang merasa ketakutan dan beralasan agar tidak dites urinnya.

Warna air seni mereka barvariasi. Ada yang bening, ada juga yang keruh dan ada juga yang seperti teh.

Beberapa tabung air seni yang sudah disetorkan dan alat pendeteksi yang sudah sebagian disiapkan oleh tim medis.

Saatnya meneteskan air seni satu persatu kedalam alat yang sudah dibariskan.

Tampak didalam alat tes ada panduan. Jika Negativ maka akan muncul dua garis, tetapi kalau satu garis berarti positif. Sedangkan bagi yang tidak ada garisnya, berarti itu invalid.

Tes ini sangat penting karena sebagai sempel data bagi seluruh mahasiswa. Tak hanya itu, yang mendapat jatah tes, berarti selamat bahwa anda sudah dideteksi penyakitnya. Jika tidak bermasalah berarti aman dan sehat. Tetapi jika bermasalah, bisa dipastikan ada sesuatu penyakit.


 
Nongol di Kompasiana sudah bisa. Tapi jadi headline itu enggak biasa. Karena konten yang kita buat mempengaruhi untuk bisa dimasukan kedalam headline oleh editor kompasiana atau tidak. Mungkin inilah yang menyebabkan kenapa tulisan saya sempat jadi headline di kompasiana. Sempat kaget juga sih. hehehehee,


Sebagai penghuni sementara kota Jogja, ada banyak hal yang begitu indah dan sayang untuk dilewatkan. Kisah cinta, persahabatan, diskusi, dan banyak lagi yang tidak dapat saya sebutkan secara spesifik. Yang jelas Jogja itu keren dan TETAP ISTIMEWA.

Selain menyimpan banyak daya tarik, Jogja merupakan kota penyimpan gudang orang-orang hebat dan luar biasa. Tokoh-tokoh besar lahir dari kota Yogyakarta. Hanya saja Jogja tidak sehebat Jakarta. Jakarta memiliki media publikasi yang begitu banyak, sehingga sangat mudah untuk mencari popularitas di sana.

Orang Jogja itu kalem, tidak  suka pamer kehebatan. Malah terkesan menyembunyikan kehebatan yang dimilikinya itu. Penampilannya sederhana, biasa dan apa adanya. Tetapi ketika membicarakan terkait bidang disiplin ilmu yang dimilikinya, seketika ia berubah sekian derajat. Ia laksana dosen yang mengajarkan teori-teori dalam kelas.

Satu hal yang saya sukai dari orang Jogja. Mereka bisa ngomong (berani ngomong di depan orang banyak). Berbeda dengan orang sunda, yang cenderung pendiam dan mati kutu ketika disuruh berbicara di depan orang banyak.

Berbicara karakter orang Jogja, maka kita juga berbicara tentang logo atau lambang Jogja. Ketika ada perubahan logo nama Jogja, banyak kalangan yang tidak menyetujuinya. Sebab logo yang dibuat tidak mewakili karakter 'wong Jogja'.  Banyak pakar yang merasa demikian. Akhirnya karena terkesan tidak mewakili, akhirnya logo Jogja disayembarakan.

Sebagai bentuk kepedulian dan sekaligus belajar membuat logo, apa salahnya jika saya ikutan dalam ajang ini. Saya yakin logo yang dibuat pasti keren-keren. Karena banyak sekali yang ahli mendesain logo. Bukan kemenangan yang saya cari, tetapi inilah partisipasi saya untuk Jogja tercinta. Salam hangat...

Jogja, tetap istimewa.... 


Pak Idrus (Alm.) kedua dari kanan.
UII Yogyakarta – Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia kembali berduka. Setelah satu tahun yang lalu juga pernah ditinggalkan oleh salah seorang dosen yang sudah mengabdikan diri ke universitas tercinta ini.

Almarhumah (Bu Juju) yang di tengah. Allahummagfilaha...
Sebagai salah seorang dosen yang begitu peduli dan selalu mendukung mahasiswa ketika ada acara apapun. Tak jarang juga menjadi tempat curhat mahasiswi yang memiliki masalah pribadi maupun akademik. Bu Juju, begitulah biasa kami menyapa almarhumah.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.. Telah meninggal dunia Ibu Djuwarijah (Dosen PAI FIAI UII), Semoga beliau mendapat tempat yang baik di sisiNya. Mohon disebarkan.. 30 Oktober 2013 10:42
Oktober 2013 beliau meninggalkan kami semua untuk selamanya. Tapi meski jasadnya sudah tidak dapat kami jumpai, tetapi nama dan pesan-pesan dari beliau selalu kami ingat selalu.

Kini berita duka itu juga kembali datang. Kali ini dosen terbaik yang kami miliki harus pulang ke sisi Allah swt untuk selamanya. Tepatnya pada hari kamis 01 Januari 2015 pukul 18.20 beliau meninggal dunia. Beliau adalah Dr. Drs. Muhamad Idrus, S.Psi. M.Pd. (Profil beliau KLIK di sini)

Yang paling saya ingat dari beliau (almarhum) adalah kata-kata mutiara ketika menyampaikan kuliah. “Jangan tidur sebelum baca buku, jangan mati sebelum menulis buku…” . Beliau adalah salah satu dosen idola saya juga.

Buku ini adalah salah satu buah tangan Almarhum

Beliau telah membuktikan ucapannya.. inilah karya Pak Idrus
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, dosa guru-guru kami, dan dosa saudara-saudara kami. Berikanlah kami kemudahan dalam segala urusan dan terimalah amal kami, serta wafatkanlah kami dalam keadaan husnul khatimah. Amiin.








Semoga beliau mendapatkan tempat yang indah di sisiNya.

Tahun telah berganti, 2014 kini hanya tinggal kenangan dan menyimpan banyak pelajaran berharga. Selamat datang tahun 2015 yang masih menjadi misteri dan menyimpan sejuta harapan. Banyak harapan baru yang telah kupersiapakan, banyak seperti kilatan dan percikan petasan yang mengeluarkan suara di malam tahun baru.

Meski tidak ikut merayakan dan menyaksikan kemeriahan malam tahun baru, Aku tetap menyimpan dan mempersiapkan 2015 dengan penuh semangat baru.

Amir Hamzah Copyright © 2009 - 2015 | Template : Yo Koffee | Design By : Designcart | Modif By : amirisme