Jika nanti ku sanding dirimu
Miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sampingku
Jangan pernah letih tuk mencintaiku

Lirik lagu di atas milik band Naff. Bagi penikmat lagunya tentu tahu judul lagu tersebut. Saya lebih suka mencomot lagu-lagu dari mana-mana, kalau enak didengar dan liriknya pas (banyak ungkapan-ungkapan keren) biasanya saya menikmatinya. Tak hanya untuk didengarkan, melainkan untuk dipahami dan dipelajari.

Termasuk dengan bait di atas. Banyak makna yang bisa diambil, bahkan pesan yang dituangkan di dalamnya 'ngena' banget. Ada beberapa pesan yang ingin disampaikan melalui lagu ini. Pertama, kalimat "miliki aku dengan segala kelamahanku". Artinya totalitas dalam memilih pasangan hidup, seluruh kekurangan yang ada padanya harus diterima dan bukan karena kelebihan semata.

Kelebihan atau sesuatu yang ada pada diri seseorang tanpa dimiliki oleh orang lain, hanyalah sementara. Misalnya saja, ganteng atau cantik. Jika karena ia memiliki paras atau rupa yang baik, akhirnya pilihan itu dijatuhkan maka yang ada hanya sia-sia. Kelebihan yang demikian hanya tinggal menghitung waktu saja, sebab akan hilang ditelan oleh masa.

Totalitas yang dimaksudkan ialah menerima kekurangan yang ada padanya. Sehingga ketika menerima kekurangan tersebut otomatis sudah menerima kelebihan yang ada pada dirinya. Tapi, sejujurnya ini memang sulit. Manusia dianugerahi cara berpikir, dengan cara berpikir itulah manusia tentu akan lebih memilih seseorang yang memiliki kelebihan dulu ketimbang kekurangnnya.

Padahal, hidup itu simpel. Sesimpel cara kita berpikir dalam menjalani hidup ini. Terkadang manusia menjadikan hidup ini rumit, sesuai dengan cara berpikirnya yang serba susah dan sulit. 

Kedua, adalah kalimat "jangan pernah letih mencintaiku". Kalimat ini menyimpan pesan yang berarti 'tanpa batas'. Seseorang yang berpikir pendek tentu akan mudah mengambil langkah yang tidak tepat dan berakhir pada kebuntuan. Tidak ada tujuan dan menghasilakan sesuatu yang kosong tanpa hasil. Tetapi jika sebaliknya, seseorang yang berpikir panjang dan jauh ke depan, tentu keputusanya mengandung sebuah tujuan dan melalui proses berpikir terlebih dahulu, mesikpun sangat singkat. 

Maksudnya ialah, tanpa batas yang saya maksudkan yaitu tidak serta merta mengambil langkah yang fatal. "Ya mbok direnungkan dise...." (ya direnungkan dulu) jangan asal mengambil langkah itu. Mungkin ini ujian hidup. Inilah kekurangan saya, dan belum bisa memberikan kebahagiaan seperti yang diharapkan. Tapi usaha yang sudah saya lakukan merupakan sebuah bukti pengorbanan, dan ini menurut saya sudah maksimal.

Ketika ada konflik atau masalah, jangan langsung mengambil langkah "kita akhiri saja semuanya...". Masalah itu justru bagian dari sebuah keintiman dan kekompakan. Dengan adanya masalah, semuanya akan ketahuan, bahkan semuanya akan teruji betul. Mensikapi masalah dengan kepala dingin, sabar dan mengembalikan kepada Allah swt.

Kalau sudah totalitas, maka harus tanpa batas juga bukan? Saya tutup dengan bait lagu, masih dari lagu Naff.... []

Aku mencintaimu setulus hatiku
Aku menyayangimu dengan sepenuh jiwaku
Aku Mengasihimu sepanjang usiaku
Aku Menginginkanmu lebih dari apapun

Meski tak seindah yang kau mau
Tak sesempurna cinta yang semestinya
Namun aku mencintaimu
Sungguh mencintaimu


Jika berbicara grup band, tentu tidak asing di telinga kita dengan grup band yang satu ini; Sheila On7. Band yang cukup populer dan sangat terkenal di era 2000an. Saya masih ingat betul, ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan sering menyanyikan lagu-lagunya bersama teman. Di sinilah saya mengenal lagu-lagunya Sheila On7.

Bila kita berbicara tentang Sheila On7, tentu tidak bisa terlepas dari personilnya, Duta, Adam, Eros, Sakti dan Anton. Sheila on 7 adalah grup musik Indonesia yang berdiri pada 6 Mei 1996. Grup band ini pada awalnya adalah sekumpulan anak-anak sekolah dari beberapa SMA di Yogyakarta. Di awal berdirinya bersatulah lima anak muda, Duta (vokal) berasal dari SMA 4, Adam (bass) dari SMA 6, Eross (gitar) dari SMA Muhammadiyah I, Sakti (gitar) dari SMA De Britto, dan Anton (drum) berasal dari SMA Bopkri I. (untuk lebih lanjut tentang sejarahnya, silakan baca wikipedia)

Ada beberapa lagunya Sheila yang saya sukai, diantaranya : Dan, Anugerah terindah yg ku miliki, Sephia, Betapa, dll. Lagu-lagunya memang asyik dan keren-keren pokoknya. Ada yang menarik dari band asal Yogyakarta ini, terutama salah satu personilnya yang keluar tahun 2006 dan memilih untuk berdakwah. Kini namanya berganti menjadi Salman al-Jugjawi. Kini ia mantap berdakwah dan merubah penampilannya seratus delapan puluh derajat.

Namanya Sakti Ari Seno. Siapa menyangka bahwa sang gitaris kini telah meninggalkan hingar bingar dunia hiburan dan fokus pada keislamannya. Pria kelahiran 14 Juni 1980 ini memutuskan keluar dari grup band Sheila On 7 pada tahun 2006 dan perlahan-lahan fokus pada ajaran-ajaran dalam agama Islam.

Apa sih yang melatarbelakangi Sakti Ari Seno untuk mendalami Islam? begini awal mulanya, berawal ketika akan berangkat menuju Malaysia untuk mengikuti event penghargaan para musisi, sembari menunggu pesawat, ia berjalan-jalan di sebuah toko buku. Ia tertegun pada sebuah buku berjudul "Menjemput Sakaratulmaut bersama Rasulullah".

Pikirannya pun melayang tak tentu, ia membayangkan bagaimana jika pesawat yang ditumpanginya tiba-tiba jatuh lalu ia dan ratusan penumpang lainnya tewas dalam penerbangan. Seketika hatinya bergetar membayangkan dirinya di akhirat tanpa amal kebaikan dan lebih banyak perbuatan dosa. Apalagi pada waktu itu memang sedang heboh-heboh nya berita kecelakaan pesawat.

“Saya bayangkan kalau pesawat terbang saya terhempas dan saya mati, apa bekal yang sudah saya punya? Saya tiada apa-apa. Tapi saya percaya mati tetap akan datang kepada saya pada waktu yang tidak bisa kita perkirakan,” ceritanya dia kemudian membeli buku tersebut dan setelah selesai membaca buku tersebut sepanjang kembali dari Malaysia.

Ternyata petunjuk Allah tidak berakhir disitu saja, kembali ke Indonesia, ia mendapati ibunya sakit keras. Bayang-bayang akan kematian semakin membuat dirinya 'terbuka'. Dan sejak saat itulah perlahan-lahan ia mulai meninggalkan ranah hiburan dan fokus untuk belajar Islam. Sakti mantap dan memilih mengundurkan diri di tengah-tengah proses rekaman album "507". Ia pun melanjutkan pendidikannya ke Pakistan.

Kamis, 20/12/13 - OSPP UII (organisasi santri pondok pesantren) berencana ingin mengundang Ustadz Salman al-Jugjawi untuk mengisi di malam jum'at (kamis malam) yang kami gunakan sebagai waktu untuk sharing dan bertukar informasi. Acara itu biasanya kami mulai setelah sholat magrib berjama'ah dan dilanjutkan dengan membaca surat yasiin.

Pihak  OSPP sudah membuat konsep acara dan berkonsultasi dengan nama acara tersebut dengan Ustadz salaman. Tema yang diambil kalau tidak salah, "Bagaimana Menjadi Hamba yang Shalih". Pada hari H, beliau mengabari bahwa tidak bisa hadir karena ada kepentingan yang lain. Akhirnya terpaksa diundur minggu depan. Lagi-lagi,(26/12/13) ketika dikonfirmasi melalui SMS dan telpon ternyata tak ada jawaban. Mungkin beliau masih sibuk.

Bukankah masih ada hari yang lain? Ini sudah rencana Allah swt. []

Sudah tiga hari jogja selalu mendung dan hujan di pagi hari. Tapi, meski demikian, hari ini sangat istimewa, karena bertepatan dengan tanggal 22 Desember yang diperingati sebagai hari ibu. Sebetulnya sudah jauh-jauh hari ingin mempersiapkan tulisan untuk hari ibu, tetapi belum ada inspirasi dan ide apa yang mau saya angkat. Akhirnya pas hari H malah bingung apa yang mau ditulis. Akhirnya biarlah kata-kata ini yang merangkai sendiri kemana arahnya.

Karena ini hari Ibu, maka topiknya tentang ibu. Oh ya, sebelumnya saya mau mengucapkan terima kasih yang sangat banyak buat seseorang yang dulu sudah ngasih puisi (alih-alih buat ikut lomba) tentang ibu, dan sampe sekarang puisi itu masih tetap saya simpan. Semoga kamu menjadi ibu yang hebat dan luar biasa bagi anak-anak kelak, sebagaimana harapan kamu yang pernah diungkapkan dulu.

Ibu adalah sosok yang sangat luar biasa. Walaupun kadang kita sewaktu masih kecil menganggapnya sangat galak dan mengerikan. Tetapi ketika sudah besar, akhirnya kita bisa memahami bahwa semua itu sebuah tanda sayang dari seorang ibu. Ibu tidak ingin anaknya lemah dan terus bergantung hidupnya kepada orang lain. Itulah kenapa ibu selalu mengajarkan sebuah kemandirian.

Ketika awal masuk Sekolah Dasar (SD) saya tidak pernah diberikan uang jajan, mungkin karena memang tidak punya. Kebiasaan inilah yang menjadikan saya tetap sekolah meski tidak jajan di sekolah. Bahkan, kalau nasi belum matang pun sekolah tetap jalan. Setelah pulang sekolah barulah makan, meski dengan lauk sisa dan seadanya.

Menginjak kelas tiga, saya sudah diajarkan arti sebuah kemandirian. Pakaian yang kami pakai, harus dicuci sendiri (kecuali pakaian seragam sekolah). Jadi kalau tidak mencuci sendiri cucian numpuk dan tidak punya baju yang lain untuk dipakai. Kebiasaan ini sudah diajarkan ibu kami, dan seluruh anak-anaknya jadi punya tanggungjawab sendiri-sendiri.

Belum lagi saya juga harus menggembala kambing yang kami pelihara di belakang rumah. Kami baru bisa pulang setelah kambing-kambing itu kenyang. Kira-kira pukul 16.30 atau sampai 17.00 kami baru bisa pulang dan setelah itu mandi sore. Tak ada waktu untuk bermain dengan teman-teman yang lain, waktu bermain hanya dihabiskan di hutan bersama kambing-kambing gembalaan.

Saya sempat membandingkan kebiasaan ini dengan anak-anak yang lain, kok saya seperti ini dan itu. Orang lain dapat jajan dan selalu dikasih oleh orangtua ketika hendak berangkat sekolah, teman-teman bisa main setelah pulang sekolah, sedangkan saya harus menggembala kambing. Rasanya ada yang tidak adil dengan hidup ini. Tapi, saat ini saya tahu maksud dari kisah hidup ini.

Sebagaimana Firman-Nya : "Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?, dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu, yang memberatkan punggungmu?, dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama) mu, karena Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Ash-Sharĥ [94] : 1-6)

Tempaan-tempaan ini memang berat, tetapi dibalik itu semua ada sesuatu yang sudah Ibu “siapkan” bagi mereka yang mau menjalaninya. Pengalaman pahit, susah dan kerja keras memang sangat dibutuhkan, supaya tetap menjadi manusia yang rendah hati dan tidak menjadi “kacang lupa kulitnya”. Inilah didikan ibu yang awalnya memang keras dan terkesan kejam.

Dua kata buat ibu yang saat ini berada di rumah, hebat dan tangguh. Di sisa hidup ini sebagai anak yang baik, saya hanya ingin mengabdikan diri buat ibu dan membahagiakan ibu. Semoga harapan ini tercapai dan diberikan kemudahan oleh Allah swt. Selamat hari ibu…[]


Salah seorang Ustadz membuka pengajian nya dengan sebuah kalimat sederhana. “Langit mendung, tandanya mau hujan”. Kemudian kalimat yang kedua “saya kuliah di universitas, maka saya akan jadi sarjana”. Kalimat yang terakhir “setiap manusia yang hidup akan mati”. Dari tiga kalimat yang dipaparkan oleh Ustadz tadi, manakah yang lebih pasti adanya?

Serentak peserta pengajian menjawab, “kalimat yang terakhir ustadz”. Lalu apakah yang sudah kita perbuat untuk mempersiapkannya, jika kita sudah meyakini bahwa kalimat yang terakhir tadi lebih pasti adanya? Tanya ustadz kepada jama’ah. Semua jama’ah pun terdiam dan suasana menjadi hening. Apakah ada yang sudah siap untuk mati? Ada yang sudah cukup amalnya untuk di akhirat kelak? Pertanyaan-pertanyaan itu tak ada seorangpun yang mampu menjawabnya.

Ilustrasi di atas adalah pengalaman pribadi penulis ketika mengikuti sebuah pengajian. Apa yang disampaikan oleh ustadz di atas begitu mengena dan mampu diresapi oleh semua jema’ah. “Cukuplah kematian, yang menjadi nasihat hidup yang paling ampuh bagi orang yang hidup….” Demikian pesan yang disampaikan oleh Ustadz ketika mengakhiri pengajian nya.

Kematian merupakan sebuah kepastian yang banyak sekali dilupakan oleh umat manusia. Untuk itu banyak dari mereka melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama. Disebabkan karena mereka lalai dan lupa bahwa dirinya akan bertemu dengan kematian. Karena mereka lupa, maka mereka bertindak sesuka hatinya. Padahal, ia tidak menyadari bahwa ia akan mengalami kematian entah kapanpun dan di mana pun ia berada.

di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, Kendati pun kamu di dalam benteng yang Tinggi lagi kokoh…” (QS. An-Nissa [04] : 78)

Pesan dalam al-Qur'an
Banyak ayat yang menjelaskan terkait kematian. Misalnya, "Setiap yang hidup pasti akan mengalami kematian…" ini janji allah yang begitu pasti dan tidak bisa ditentang oleh manusia. Karena semua yang ada di dunia ini sifatnya fana (tidak abadi).

tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Al-Imran [03] : 185)

Rasulullah bersabda : "seandainya kalian tahu apa yang aku tahu, pastilah kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa." Sesuatu yang Rasulullah maksudkan ialah kematian. Sebab kematian tersebut dapat memutuskan semua kegiatan manusia yang hidup. Semua aktivitas yang semasa hidup itu dilakukan maka ketika mati kegiatan tersebut terhenti.

Bahkan semua kekayaan, rumah, hewan peliharaan, anak dan istri semuanya akan meninggalkan kita. Hanya kain kafan dan amal lah yang dapat dibawa kedalam kubur. Apabila seorang manusia meninggal, maka terputus lah semua amalnya, kecuali hanya tiga hal.

Sebagaimana hadis riwayat Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasa’i dan Ahmad: “Apabila seorang manusia meninggal dunia, terputus lah amalnya kecuali dari tiga, yakni sedekah jariyah atau ilmu yang diambil manfaatnya atau anak saleh yang mendoakannya

Ikhtitam
Cukuplah kematian yang menjadi pesan ampuh bagi kita yang hidup. Sebab ketika kematian itu tiba, semuanya tak ada yang mampu membendung dan menemaninya. Semua hanya kesunyian dan yang menjadi teman disana hanya amal ketika hidup di dunia. Marilah perbanyak amal shaleh untuk menyambut kematian.

Salah satu ciri orang yang bertaqwa menurut Ali ra ialah Al-Isti’dad Li-Alyaum al-Rahiil (mempersiapkan diri untuk hari esok/hari akhirat). Nabi muhamad saw berpesan, man kana yaumuhu khairan min amsihi fahua rabihun (siap yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka ia adalah orang yang beruntung).

Untuk itu marilah buat hari-hari kita lebih baik dibandingkan hari-hari yang kemarin, Hari dimana kesalahan demi kesalahan sudah kita lakukan. Mari buka lembaran baru dan senantiasa meminta ampun dan bertaubat atas semua kesalahan yang pernah kita lakukan. []

Terkadang kita tak pernah sadar dan cenderung tidak mau tahu, mungkin sewaktu kita marah atau emosi yang lebih di ikuti itu perasaan dan perasaan. Sebenarnya inilah salah satu cara setan masuk dalam diri manusia untuk menguasai tingkah lakunya dan membuat manusia tersebut menjadi lalai dan lari dari hidayah Allah swt.

Saya pernah mendengarkan sedikit uraian dari sahabat sewaktu berdiskusi singkat. Dia bercerita sedikit, tentang Iblis di masa Nabi Musa as. Suatu ketikan Musa memintakan ampun kepada Allah untuk Iblis, tetapi karena sikap keras kepalanya lah Allah tetap tidak memaafkan nya. Akhirnya, Iblis memberikan imbalan kepada Musa atas usahanya tersebut. Iblis memberitahukan sedikit tentang keberadaan mereka.

Pertama Iblis mengatakan “ketika orang yang sedang marah di situlah saya berada.” Kedua,ketika orang yang sedang mabuk di situlah saya berada.” Dan ketiga, yang paling menarik dan banyak dilakukan oleh orang-orang. Baik disengaja atau pun tidak, yaitu “ketika manusia itu berduaan lain jenis dan bukan mahromnya di situlah saya berada.

Sekarang kita sudah tahu keberadaan mereka. Saat ini tinggal bagaimana kita mampu mengalahkannya. Al-Quran sudah sangat jelas dan gamblang menyatakan bahwa syetan itu merupakan musuh yang nyata bagi manusia. Yuk kita perangi dengan sekuat tenaga dan ilmu agama. Meskipun tidak tampak oleh mata, tetapi kita sudah tahu pos-pos mereka.

Oleh karenanya mari bersama sama jaga hati dan pergunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan mudah marah, karena setan akan senang dengan orang pemarah. Jangan pernah meminum-minuman keras, sebab jika sudah mabuk apa yang kita lakukan tentu tidak akan pernah tahu. Bahkan dalam sebuah kisah, bahwa mabuk merupakan sumber malapetaka.

Dan yang terakhir, jangan pernah berkhalwat (berdua-duaan dengan lawan jenis). Sebab orang yang ketiganya ialah syetan. Jika sudah ada syetan maka bisikan-bisikan yang menjerumuskan akan datang. Tak sedikit orang yang menjadi korbannya. Apakah kita mau jadi korban yang selanjutnya??

Sesunguhnya syetan adalah musuh yang paling nyata, firman Allah Swt dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 208 : "Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara kaffah-keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu".

Dalam surat lain, sesungguhnya tipu daya syetan itu lemah, “Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.” (QS. An Nisa [04] : 76)

Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman. Dan tidak ada kekuasaan iblis atas mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.” (Q.S. Saba’[34]: 20-21).

Ia (setan) berkata, ‘Ya Tuhanku, karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan hal-hal di muka bumi terlihat baik bagi mereka (manusia) dan aku akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka." (Q.S. Al-Hijr[15]: 39-40).

Menjauhi Angan-Angan Kosong Dan Bisikan Setan

Rahasia penting lainnya yang diungkapkan Allah dalam Al-Qur’an adalah bagaimana menyelamatkan diri dari bisikan setan. Ini merupakan masalah penting bagi orang-orang beriman yang takut kepada Allah dan menginginkan surga, karena bisikan setan itu menyesatkan dan memalingkan manusia dari jalan Allah, dan menjadikan manusia sibuk dengan perbuatan sia-sia dan remeh. Setan berusaha untuk menanamkan perasaan sedih dan takut kepada manusia, menyemaikan benih-benih pertentangan di antara mereka, menyebabkan mereka merasa ragu-ragu terhadap Allah, Al-Qur’an, dan agama. Setan memenuhi hati manusia dengan angan-angan kosong.

Dan saya benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka memotong telinga binatang ternak, lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan saya suruh mereka, lalu mereka benar-benar mengubah ciptaan Allah. Barangsiapa yang menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” (Q.S. An-Nisa’: 119-120).

Apa saja yang dibisikkan setan kepada manusia, ia tidak dapat memalingkan manusia dari bimbingan Allah sepanjang mereka mengikuti jalan yang telah Allah tunjukkan. Allah memperingatkan orang-orang beriman agar waspada terhadap bisikan setan: 

Dan jika kamu ditimpa suatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa, bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.” (Q.S. Al-A‘raf: 200-201).

Semoga bermanfaat []

Sudah lama tidak update tulisan di blog ini. Tiap singgah ke blog ini rasa-rasanya itu-itu saja tulisannya, tidak ada yang baru lagi. Tenang, sebenarnya karena ada alasan yang cukup rasioal sehingga saya menjadi malas dalam mengupdate tulisan-tulisan yang bisa saya share di blog ini. Hanya saja tulisan yang saya buat kurang tepat bila diposting di blog ini, setelah saya pikir-pikir.

Cowok kok galau, kan kederngernya juga rancu. Ya, akhir-akhir ini tulisan saya, agak condong ke curhat dan sedih gitu, jadinya agak segan (baca: malu) untuk diposting. Sebab bisa banyak sindiran yang akan saya dapatkan nantinya. Untuk itu karena beberapa pertimbangan tulisan itu cukup saya simpan di catatan saya saja, dan cukup saya yang tahu isi tulisan tersebut.

Ngomong-ngomong masalah postingan, saya tertarik dengan permainan sepak bola atau tinju. Gimana, cowok banget bukan!!! daripada mikirin yang lain-lain dan tambah hati sakit, perasaan gak karuhan, mendingan kita membahas sesuatu yang lebih netral dan pastinya tetap tidak ketinggalan zaman. Saya suka kedunya, karena keduanya merupakan olahraga yang begitu luar biasa. Jargon yang sering diucapkan oleh host tinju misalnya saja, “jiwa laki bukan pengecut! laki minum extra joss…

Kembali ke sepak bola, perolehan penghargaan yang saat ini paling bergengsi ialah Balon D’or. Ballon d'Or (bahasa Perancis) artinya Bola Emas. Merupakan penghargaan sepak bola yang diciptakan dan dianugerahkan oleh majalah France Football sejak tahun 1956 kepada pemain sepak bola yang penampilannya dianggap terbaik sepanjang tahun sebelumnya.

Dalam bahasa Inggris, penghargaan ini lebih dikenal dengan nama European Footballer of the Year (atau Pemain Sepak bola Terbaik Eropa). Sang pemain mesti merupakan pemain yang sedang memperkuat sebuah klub anggota UEFA. Hingga tahun 1995, pemain tersebut juga harus merupakan warganegara Eropa. Pemilihan dilaksanakan oleh sekelompok wartawan sepak bola Eropa. -Sumber Wikipedia-

Adapun penerima terbanyak (lebih dari satu kali mendapatkannya) ajang pemain bergengsi ini diantaranya : Lionel Messi (4 Kali) 2009, 2010, 2011, 2012. Johan Cruyff (3 Kali) 1971, 1973, 1974. Michel Platini (3 Kali) 1983, 1984, 1985.  Marco van Basten (3 Kali) 1988, 1989, 1992. Alfredo Di Stéfano (2 Kali) 1957, 1959.

Adapun untuk tahun 2013 ini, ada 3 besar Nominator Peraih Ballon d'Or 2013 yang telah diumukan pada awal bulan Desember 2013, yaitu Franck Ribery (Bayern Munich/Prancis) Cristiano Ronaldo (Real Madrid/Portugal) Lionel Messi (Barcelona/Argentina). Untuk pemenangnya sendiri akan diumumkan pada tanggal 13 januari 2014 di Zurich Swiss. Proses pemilihannya dilakukan oleh perwakilan pelatih, kapten timnas, dan media.

Siapapun pemenangnya, dialah yang terbaik. Sejauh ini saya tetap menjagokan si mantan anak asuhan Sir Alex Ferguson, siapa lagi kalau bukan Christiano Ronaldo. Pemain yang memiliki skill luar biasa, dan mesin gol yang paling subur, fantastic dan keren bagi klub yang ia bela. Hanya saja, ia terjebak dengan tampilan muka yang agak seram, dan terkesan seperti arogan. Padahal jika kita cek dan amati tentang kepedulian, loyalitas seorang CR7 tidak bisa diragukan.

Masih ingat dengan anak aceh yang di jadikan anak angkatnya, hanya gara-gara anak itu kebetulan mengenakan kostum Portugal, dan CR7 melihat kejadian tersebut. Akhirnya anak itupun dicari dan diangkat sebagai anak asuh nya eks. punggawa Manchester United tersebut. Berita yang begitu luar biasa dan sangat senang didengar oleh seluruh umat muslim di dunia, yaitu kala ia ingin belajar membaca al-Quran, bahkan ingin belajar sholat, kepada sahabatnya di Real Madrid. Siapa lagi kalau bukan, Mesut Ozil.

Masih ingat juga dengan kejadian kala itu CR7 enggan bertukar kostum dengan salah satu pemain Israel. Taj hanya itu, uang hasil lelang dari sepatu emasnya ia gunakan untuk membantu pendidikan anak-anak di Palestina. Dan yang terakhir, CR7 menjadi duta mangrove bagi Indonesia, ia tidak mau menerima satu peser pun dari kegiatan ini.

Bagaimana, luar biasa bukan?. Adakah pemain yang lebih baik dan se-loyal Christiano Ronaldo….?

Amir Hamzah Copyright © 2009 - 2015 | Template : Yo Koffee | Design By : Designcart | Modif By : amirisme