Usaha yang baik memang tidak mengecewakan. Mungkin ungkapan ini sesuai disematkan kepada punggawa Real Madrid. Mantan pemain Manchester United ini akhirnya mampu merebut gelar pemain top dunia yang selama ini dipegang oleh "musuh bebuyutannya" yaitu Lionel Messi, si punggawa Barcelona.

CR7 begitu haru, kala menerima penghargaan tersebut. Terbukti ketika ia menyampaikan ungkapannya, ia sempat meneteskan air mata. Air mata itu tak dapat lagi dibendung. Jelas ini adalah sebuah emosional yang luar biasa, dan ini ada pada naluri seorang Cristiano Ronaldo.

Gelar ini pantas ia terima, sebab ia mampu tampil luar biasa di segala ajang, untuk Los Balancos dan memberikan kemenangan bagi negaranya, sehingga masuk ke fase selanjutnya dalam perhelatan piala dunia. CR7 juga menorehkan gol yang lebih banyak ketimbang calon kandidat lainnya.

Meski Frank Ribery sempat dijagokan karena membawa klubnya, memenangi lima gelar dalam setahun sekaligus. Saya yakin, torehan Munic adalah prestasi klub atau tim, bukan atas peran satu orang (Frank Ribery). Gelar ini murni CR7 dapatkan karena performa individunya sebagaimana diberitakan di televisi.

Bahkan CR7 tidak sendiri, ada sederet pemain yang mampu memperoleh penghargaan ini meski tidak membaca timnya jadi juara di segala ajang kompetisi. Sekali lagi selamat baut CR7, jangan puas dengan gelar prestisius tersebut. Tetaplah jadi yang terbaik dan buktikan bahwa gelar ini pantas untuk kamu bawa hingga dua tau tiga tahun ke depan.

Ronaldo pun pada akhirnya menuai 1.365 poin untuk mengungguli Messi (1.205 poin) dan Ribery (1.127 poin) hasil dari voting terhadap 184 pelatih dan kapten tim-tim nasional yang jadi anggota FIFA, dan juga 173 perwakilan media. (sumber : sport.detik.com)

Tak hanya itu, Setelah menerima penghargaan pemain terbaik dunia alias Ballon d'Or 2013, Cristiano Ronaldo juga dinobatkan sebagai Pencetak Gol Terbaik 2013 oleh (International Football Federation Hostory and Statistic) IFFHS. CR7 menyabet penghargaan itu setelah mengoleksi 25 gol internasional, 9 gol bersama Portugal dan 16 bersama Real Madrid tahun lalu (2013). Lagi-lagi pemain asal Madeira ini mampu menyingkirkan Lionel Messi yang hanya berada diurutan ke lima.

Meski Cristiano Ronaldo dibicarakan dunia hanya karena penampilan luarnya saja kala itu tahun 2003. Ronaldo sempat dianggap menjadi transfer gagal Sir Alex Ferguson. Namun apa yang terjadi? pria 18 tahun justru membuat orang terpukau hingga menjadi pemain top dunia, pemain termahal dunia, dan pemain dengan bayaran termahal. Inilah yang saat ini ia buktikan kepada dunia. Luar biasa bukan?? []

Baca juga berita lainnya : 
1. CR7: Muda, Tampan, dan Kaya? Aku Cuma Orang Biasa 
2. Ronaldo Bicara Soal Ballon d'Or dan Tangis Harunya

Sore itu sahabat saya datang ke kamar. Tanpa sengaja kami ngobrol tentang film, dari film Sherlock Homes hingga Naruto. Terus kawan saya ini mengajak nonton. "eh, kang ntar senin malam kami mau nonton film tenggelamnya kapal van der wijck di Amplaz.. mau ikut gak?" Saya pun, pikir-pikir dulu dan tak berapa lama akhirnya meng-iyakan ajakan itu.

Karena penasaran saya mencoba cari informasi dan sinopsisnya. Setelah dapat, saya agak sedikit pesimis dan sudah bisa menebak alur cerita tersebut. Saat itu saya di bayang-bayangi oleh kalimat "kasih tak sampai" sebagaimana yang saya temukan pada sinopsis itu.

Agak sedikit kecewa dan pesimis. Tetapi begitu menonton film ini anggapan itu hilang. Justru saya dapat ilmu dan "amunisi" yang baru. Saya menemukan semangat dan "film ini gue banget dweh..." Dalam hati, saya berazam, kelak saya harus bisa hebat dan sukses seperti Zainudin yang dulu diremehekan dan dikecewakan.  Cekidot !!!

Tahun 1930, Berawal dari pertemuan di jalan, Zainudin begitu terpana dengan kecantikan Hayati. Kala malam hari, hujan turun dan Hayati pun berteduh di sebuah warung dengan sahabatnya. Akhirnya Zainudin menawarkan payungnya untuk digunakan oleh Hayati. “amboy, pucuk dicinta, ulam pun tiba…” demikian ungkapan pepatah yang seing kita dengar.

Zainudin berasal dari keturunan Minang dan Makasar, sedangkan hayati keturunan Minang. Kedua skat itulah yang harus memisahkan cinta mereka berdua. Zainudin terancam dan akhirnya harus rela meninggalkan kekasihnya itu untuk pergi ke tempat lain. Di tepi sungai itulah hayati berjanji untuk menunggu Zainudin kembali sampai kapan pun.

Rupanya itulah yang membuat Zainudin menjadi lebih semangat dan termotivasi meskipun nantinya harus terpisahkan oleh jarak. Toh keduanya bisa berkirim kabar melalui surat, seperti yang biasa mereka lakukan untuk mengungkapkan perasaan mereka satu sama lain.

Suatu hari, Hayati mendapatkan izin untuk mengunjungi sahabtnya khadijah. Dan kesempatan itu digunakannya untuk mengobati rasa rindunya selama ini. Kesempatan itu ia gunakan untuk bisa bertemu Zainudin pada saat acara pacuan kuda. Ketika hari itu tiba, rupanya Hayati sedang bersama Aziz dan Khadijah. Tak sepatah kata pun yang sempat ia ucapkan kala itu.

Zainudin sempat mengirimkan surat untuk melamar Hayati, dan begitupun Aziz. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya Aziz lah yang diterima oleh ketua adat, sebab ia berasal dari keturunan Minang asli, berbeda dengan Zainudin yang ada darah Makasarnya. Padahal ayah Zainudin berasal dari suku minang pula.

Dengan perasaan kecewa, hayati harus menerima Aziz sebagai suaminya. Zainudin mengirimkan surat untuk hayati, menjelaskan siapa sebenarnya Aziz calon suaminya, dan bahkan Zainudin menyebutnya dengan pernikahan harta dan kecantikan semata, bukan pernikahan cinta yang sesungguhnya.

Kala itu, Hayati membalas suratnya dan seketika itu surat tersebut sangat menyakiti Zainudin hingga membuat dirinya sakit parah. “kau miskin, akupun miskin, tentu tak elok untuk menata kehidupan kelak.. biarlah yang lalu berlalu, dan kita sudahi saja semua ini, dan semuanya telah berakhir… ”

Ditinggal menikah oleh sang kekasih pujaan, tak mudah baginya untuk bisa begitu saja melupakan semuanya. Barulah setelah Abang Muluk menasehati dan memberikan semangat baru baginya, akhirnya ia mantap untuk berubah dan meninggalkan semua yang berhubungan dengan Hayati, termasuk meninggalkan padang dan merantau ke jawa.”konon cakrawala akan terbuka lebar disana…”

Berkat dari abang Muluk juga, akhirnya mereka berkenalan dengan salah satu penerbit yang akhirnya tertarik dengan karya Zainudin yang telah dikirmkan Bang Muluk. Bermodalkan mesin ketik itulah akhirnya karya-karyanya dibaca oleh banyak orang. Zainudin juga menjadi orang yang sukses dan tinggal di Surabaya.

Ternyata, Aziz dan Hayati juga  pindah ke Surabaya karena urusan pekerjaan. Akhirnya mereka bertemu, kala itu dalam sebuah acara teater yang mengangkat tentang kisah mereka. Alangkah terkejutnya Hayati, ketika mengetahui penulis buku yang ia baca selama ini adalah Zainudin, dan kini berganti nama menjadi Tuan Zabir.

Karena kebiasan berjudi, Aziz memiliki banyak hutang dan kekayaan mereka disita. Terpaksa mereka meminta bantuan kepada Tuan Zabir (Zainudin). Dengan tangan terbuta Zainudin membuka pintu rumahnya untuk mereka tinggali. Meskipun bagi ia sangat sulit tinggal bersama orang yang pernah menyakitinya. Tapi bagi Zainudin, Hayati yang kini bukanlah siapa-siap, ia hanyalah istri orang lain. Mereka boleh tinggal di rumahnya, asal jangan pernah memasuki ruang kerjanya.

Suatu malam, Hayati hendak mengantarkan teh, rupanya Zainudin tidak ada. Hanya ada Bang Muluk yang ada disana. Dari obrolan itulah akhirnya Hayati diperbolehkan masuk ke dalam ruang kerja Zainudin. Ia menanyakan kenapa alasannya tidak boleh masuk ke ruang kerja tersebut, dan Bang Muluk menyingkapkan kain tabir yang ada di depan lukisan tersebut. Seketika itu Hayati lemas dan langsung duduk, menangis sejadi-jadinya. "permataku yang hilang.." demikian tulisan dalam foto Hayati yang selama ini Zainudin simpan.

Karena merasa tidak enak terhadap Zainudin yang sudah terlalu sangat baik pada mereka, akhirnya Aziz memutuskan untuk mencari pekerjaan dan meninggalkan Hayati tinggal di rumahnya. Kelak ketiak pekerjaan itu sudah ia dapatkan maka sesegera mungkin akan menyurati Zainudin. Sudah sekian lama tak ada kabar, ternyata Aziz memilih untuk bunuh diri dengan meminum obat.

Hayati yang kini sendiri, mencoba menyapa Zainudin, tapi zainudin sudah kadung sakit hati dan ia membeberkan semua perasaannya kala itu, kala ia ditinggalkan oleh Hayati hampir saja mati. Hayati hanya bisa mengucapkan maaf. Karena perasaan kecewa yang begitu dalam, akhirnya Zainudin mengambil keputusan untuk memulangkan Hayati ke negeri asalnya dengan menggunkan Kapal Van Der Wijck.

Sebelum kapal berangkat, Hayati menitipkan sebuah surat kepada Zainudin. Surat tersebut Hayati titipkan kepada Bang Muluk. Setelah surat itu dibaca, barulah Zainudin sadar, dan ingin membawa Hayati kembali. Tapi ternyata kapal tersebut tenggelam dan hayati harus meninggal dalam pelukan Zainudin. Ia sedih, dan merasa terpukul. Tapi ini bukan yang pertama kalinya, ia pun sadar dan terus bangkit lagi, menatap masa depannya penuh dengan optimis.

Sejarah dan info
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah novel yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Novel ini mengisahkan persoalan adat yang berlaku di Minangkabau dan perbedaan latar belakang sosial yang menghalangi hubungan cinta sepasang kekasih hingga berakhir dengan kematian.

Novel ini pertama kali ditulis oleh Hamka sebagai cerita bersambung dalam sebuah majalah yang dipimpinnya, Pedoman Masyarakat pada tahun 1938. Dalam novel ini, Hamka mengkritik beberapa tradisi yang dilakukan oleh masyarakat pada saat itu terutama mengenai kawin paksa.

Kritikus sastra Indonesia Bakri Siregar menyebut Van der Wijck sebagai karya terbaik Hamka, meskipun pada tahun 1962 novel ini dituding sebagai plagiasi dari karya Jean-Baptiste Alphonse Karr berjudul Sous les Tilleuls (1832). (wikipedia)

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini diadaptasi dari novel dengan judul sama karya sastrawan terkenal Buya Hamka pada tahun 1938. Film yang disutradarai oleh Sunil Soraya.[]

#Studio Ampaz 13/01/14  - 20:30-23.00

Berawal dari sebuah pertemuan yang tak disengaja, buku itu saya temukan di kamar, ketika merapihkan buku-buku yang lain. Seketika itu saya merasa tertarik dengan cover buku yang sudah lumayan kusam. Ditambah lagi dengan judul buku yang cukup "meng-gelitik" untuk saya baca.

Buku karangan Mohamad Sobary ini memiliki ketebalan kurang lebih 240 halaman. Bahasa yang digunakan sederhana dan banyak istilah-istilah bahasa jawa, sehingga bagi pembaca yang tidak biasa dengan bahasa jawa akan sedikit kesulitan. Terlebih bait-bait syair yang menggunakan bahasa jawa.

Dalam buku ini MS (Mohamad Sobary) menceritakan kisah hidup yang ia alami ketika masa kecil, bersama keluarganya di kampung, dan hingga ia menjadi seorang kepala keluarga. Dan yang paling ditonjolkan dalam buku ini ialah cerita kehidupan dan pekerjaan MS di sebuah lembaga yang bernama LIPI.

Tidak pernah terbayangkan dalam benaknya untuk bisa kerja dikantoran. Anak yang semenjak kecil tinggal bermain di sawah dan suka Gending ini memiliki bakat yang sama seperti ayahnya.

Bagaimana MS sebagai seorang yang tidak menyukai dunia politik harus bekerja dengan orang-orang yang menjadikan politik sebagai makanan sehari-hari.

segenap perjalanan dan kisah hidup MS patut anda baca. Dengan begitu setidaknya kita akan memiliki pengalaman yang sama dengan MS ketika berada dalam posisi yang sama dengan apa yang pernah ia rasakan.

Tepat hari minggu, tangal 05 januari 2014, kami diajak oleh anak-anak TPA sabilul Muttaqin, Sanggrahan, Mauguwoharjo -Yogyakarta untuk membersamai mereka berlibur ke Gembira Loka Zoo (GLZ). Tepatnya tidak terlalu jauh memang, dan bahkan sering kami lewati, hanya saja selama empat tahun di Jogja, belum pernah sekali pun masuk ke dalam. Alhamdulilah ini kesempatan pertama kalinya.

Kebun binatang yang berdiri sejak tahun 1993 ini dikelola oleh Yayasan Gembira Loka. Asalnya ialah, Sri Sultan Hamengku Buwono IX memiliki keinginan untuk mengembangkan ‘Bonraja’ tempat memelihara satwa kelangenan raja menjadi suatu kebon binatang publik. Maka didirikanlah Gembira Loka di atas lahan seluas 20 ha yang separuhnya berupa hutan lindung. Disitu terdapat lebih dari 100 spesies satwa diantaranya 61 spesies flora. (wikipedia)

Pada awalnya dimulai dari beberapa hewan macan tutul yang berhasil ditangkap penduduk setempat karena mengganggu desa dan sebagian berasal dari lereng merapi yang hutannya terbakar akibat awan panas. Adapaun letak GLZ di daerah aliran sungai Gajah Wong.

Di awal tahun 2014 ini, kami dan khususnya saya pribadi, merasa sangat bahagia. Selain dapat pengalaman baru, dapat satu tempat yang bisa dijadikan bahan pilihan ketika ada sanak keluarga yang mau berlibur ke Jogja. Selain luas, hewan-hewan yang ada di dalamnya juga sangat bervariasi. Mulai dari hewan yang kecil, hingga hewan yang sangat besar.

Banyak hal yang kami dapatkan dari sana. Selain melihat-lihat binatang, pengunjung juga dimanjakan dengan hiburan naik perahu dan bebek-bebekkan. Selain itu, bagi anak-anak yang belum terlalu mengenal banyak hewan, bisa dikenalkan dan dapat melihat secara langsung dari jarak dekat.

Tetapi, untuk para orang tua, diharapkan untuk betul-betul menjaga buah hatinya supaya tidak lepas dari pengawasan. Sebab jika lengah sedikit saja, bisa hilang. Untuk mencarinya sangat sulit, selain karena luas pengunjungnya juga sangat ramai, apalagi ketika hari libur.

Dan para pengunjung juga diharapkan untuk berhati-hati dengan sekeliling. Sebab bisa saja hewan-hewan tersebut menjadi liar dan merasa tidak suka dengan kehadiran para pengunjung. Untuk itu, kewaspadaan harus selalu ada. []

Jam tangan silver yang ku pakai menunjukan pukul 00.00. Bunyi petasan dar..der.. dor.. seketika itu terdengar di mana-mana. Bahkan bak hujan meteor. Langit yang hitam pekat, menjadi begitu indah dihiasai dengan petasan-petasan yang meluncur di kegelapan malam.

Seperti air mancur yang sedang menyembur keluar, butiran-butiran cahaya yang keluar dari partikel petasan dan akhirnya mengeluarkan bunyi-bunyian.

Malam ini malam tahun baru, katanya.

Tahun baru merupakan masa pergantian dari tahun yang lalu dengan tahun yang akan datang. Dalam islam, bulan-bulan yang berjumlah dua belas itu disebut dengan bulan Qamariyah, adapun tahun barunya itu ditandai dengan masuknya bulan Muharram. Atau yang lebih popular dengan sebutan tahun baru hijriyah.

Sedangkan kalau dalam hitungan bulan masehi (Januari-Desember), ditandai dengan masa habisnya hitungan bulan desember dan memasuki awal bulan januari. Nama yang popular untuk tahun baru ini ialah tahun baru atau dalam istilah bahasa inggris dikenal dengan ungkapan “new year”.

Apapun nama bulannya dan tahunnya, tetapi pada esensinya sama. Pergantian tahun merupakan masa berakhirnya masa satu tahun yang telah disepakati selama dua belas bulan dan kembali kehitungan yang awal. Dari perjalanan selama satu tahun tersebut apakah ada bekas atau tidak.

Jika bekas itu baik maka diusahakan untuk terus dijaga untuk terus baik. Tetapi jika bekas itu malah sebaliknya (buruk) maka harus cepat-cepat diubah. Biasanya momen-momen akhir tahun tahunlah yang sering digunakan untuk mengevaluasi diri masing-masing. Tapi sejatinya, evaluasi diri itu idealnya dilakukan setiap hari.

Baginda Nabi Muhammad SAW, misalnya pernah semalaman tidak dapat tidur kerana khuatir memikirkan sebutir kurma yang terlanjur Baginda SAW makan di suatu tempat. Pasalnya, kemudian Baginda SAW berfikir bahawa kurma itu mungkin sebahagian daripada kurma sedekah yang disediakan untuk fakir miskin. Itulah yang menjadi beban fikiran Baginda Rasullah SAW semalaman.

Tahun baru, saya dan target
Pergantian tahun baru dari 2013 ke tahun 2014 bagi saya tidak ada yang istimewa. Sebab tahun baru ini merupakan tahun baru kedua. Tahun baru yang utama sudah saya tuliskan di postingan sebelumnya yaitu di tahun baru hijriyah, tepatnya beberapa bulan yang lalu (05 november 2013).

Sahabat saya, menargetkan tahun 2014 ini ingin hidup mandiri dan sudah tidak bergantung lagi dari kiriman orang tua. Ada juga yang menargetkan lulus kuliah, punya istri dan mendapatkan pekerjaan. Harapan dan keinginan mereka sangat luar biasa, saya pun ingin meniru mereka. Tapi dari dalam lubuk hati yang paling dalam, saya hanya ingin menjadi orang yang istiqamah.

Istiqamah dalam kebaikan, hanya itu. Saat ini yang adal dalam benak saya ialah ketaatan, pengabdian, dan menjadi hamba yang shalih itu adalah alas an kenapa manusia diciptakan. Untuk urusan yang lain, insya allah mengikuti. Kalau sudah istiqamah, maka semuanya akan mudah untuk kita dapatkan. “Alistiqamatu khairun min alfi karamah…” Istiqamah itu lebih baik dari seribu karamah.

Semoga apa yang saya azam-kan ini diberikan kemudahan dan kelancaran oleh allah swt. Khusus di tahun baru ini saya berdoa semoga orangtua, kakak, dan adik di rumah diberikan kesehatan serta kami semua tetap dalam lindunganNya. []

- at kawah condrodimuko -

Amir Hamzah Copyright © 2009 - 2015 | Template : Yo Koffee | Design By : Designcart | Modif By : amirisme